Serumah: mencari kost dengan jarimu by Pagitta Tarigan
Kamu bisa langsung baca artikel ini di blognya: Seize your day. Terkadang pekerjaan baru itu diikuti oleh keharusan untuk pindah lokasi tempat tinggal. Setuju? Saya dulu memutuskan nge-kost, sih, agar supaya mobilisasi aktivitas pekerjaan yang sering kali mengharuskan ke luar kota menjadi mudah. Mudah ke bandara dan mudah mengambil logistik dari kantor. Nah, karena tuntutan harus mudah menjangkau kantor itu, maka lokasi kost yang dekat dengan kantor adalah pilihan paling utama. Saya dan Efa (teman berbagi kamar kost-an) bergerilya di wilayah Kebon Kacang, Jakarta Pusat. Tapi keberhasilan kami mendapatkan tempat kost bukan karena blusukan memasuki tiap jalan dan gang, melainkan berasal dari info teman sekantor. Hahaha… Setelah tempat kost yang berpotensi untuk ditempati sudah dalam genggaman, saya dan Efa selanjutnya melakukan cek terhadap daftar berikut:
- Harga
- Kemudahan berbagi kamar
- Kondisi kamar: luas, perabotan yang disediakan oleh pemilik kost, kondisi kamar mandi.
- Fasilitas mencuci dan menyeterika (kalau bisa yang tidak dibatasi. Hohoho)
- Kondisi lingkungan rumah kost: tingkat hunian, tingkat keramaian, akses ke warteg dan warung, ada penjaga kost atau tidak.
- Aturan main dari induk semang sendiri.