Mau Kuliah di Universitas Pendidikan Indonesia-Bandung? Baca Dulu Informasi Seputar Kost-kostan UPI Disini by Tetty
Kamu bisa baca artikel oleh Tetty Hermawati Sidik ini lebih lanjut di: Silakan blogwalk kesana)

Kartu Tanda Mahasiswaku Dulu
Ketika registrasi mahasiswa baru, waktu itu saya masuk tahun 2008, saya dan Bapak main ke Bandung. Registrasi sekalian keliling keliling di daerah Kampus UPI sendiri. Waktu itu UPI sedang renovasi besar besaran, khususnya FPIPS dan FPBS. Sedangkan fakultas saya sendiri FIP aka Fakultas Ilmu Pendidikan adalah Fakultas yang paling mungil. Tapi jangan salah loh ya, walaupun mungil, FIP itu fakultas paling tua di UPI, dan dulunya memang FIP itu salah satu Fakultas yang ada di Universitas Padjajaran (fakultas keguruan UNPAD) yang kemudian memisahkan diri karena semakin berkembang dan terbentuklah Universitas sendiri seperti sekarang. *yeay prok prok prok*
Dimana Saja Sebaran Kostan di daerah sekitar Universitas Pendidikan Indonesia?
Sebenernya ada juga kampus di dekat UPI ini, ada Universitas Pasundan, Institut Manajemen Telkom, dan juga kampus Sekolah Tinggi Pariwisata ENHAI. Jadi, sebenernya ini bisa barengan ya sebaran kostannya.1. Geger Kalong
Geger kalong juga masih banyak sebarannya lagi ya. Ada geger kalong girang, geger kalong hilir, geger kalong tonggoh, Perumahan KPAD (perumahan tentara), geger kalong tengah, geger kalong baru. Ada juga kelompok Geger yang lain, yaitu geger suni, geger sari, geger asih, geger arum, geger kiara. Lokasi ini favorit banget buat ngekost, bangunan kostan udah banyak banget, penuh, pokoknya padat penduduk banget nget nget. Plus: Di daerah geger kalong itu enaknya banyak fasilitas tersedia buat mahasiswa. Makanan banyak banget, coba aja susurin jajanan yang ada di gerlong, uang saku sebulan pasti langsung abis dalam waktu sehari.![]() |
| Ramen Favorit, ada di Jalan Geger Kalong Hilir |
2. Negla
Daerah Negla ini terbagi beberapa daerah juga. Ada yang dekat dengan Jalan Sersan Bajuri (Jalan untuk ke daerah parongpong, kampung gajah, dusun bambu) dan ada juga yang berdekatan dengan Kampus UPI. Ada Negla Hilir, juga Negla Atas. Negla juga merupakan daerah kostan yang cukup padat, namun harga kamarnya tidak semahal di geger kalong. Plus: Harga lumayan terjangkau, gak semahal daerah geger kalong. Fakultas yang dekat itu FPBS dan FPIPS. Minus: Daerahnya gak seramai geger kalong, cenderung masih sepi. Ya walau pun gak sepi sepi amat sih. Penjual makanan cenderung sedikit, jadi agak ribet lah, kalau mau makan enak turun gunung dulu ke daerah geger kalong. Asal jangan sampe makan mie instan terus-terusan aja ya gaes karena males keluar kostan.3. Cilimus
Sebelas dua belas sama Negla. Kostan di cilimus juga gak semahal di daerah geger kalong. Lokasinya dekat denga Gymnasium, FIP, Perpustakaan, dan FPMIPA.![]() |
| Perpustakaan Kampus UPI Bumi Siliwangi |
4. Ledeng
Ledeng itu sebenernya nama terminal. Biasanya kalau mau ke UPI itu ya ambil jurusan ke Ledeng pas naik kendaraan umum. Walaupun deket terminal, di Ledeng juga banyak kost-kostan. Plus: Harga kamar kostan relatif murah, biasanya banyak yang ngekost di sini tuh laki-laki. Dekat dengan Museum Pendidikan, FPBS dan FPIPS. Mau pulang kampung gampang, soalnya deket terminal. Minus: Karena dekat terminal, lingkungan kostan di sini cukup berisik dan agak kotor. Ya namanya juga deket terminal sih. Kurang ramah sih kalau buat mahasiswi. Jalanan di daerah Ledeng juga cukup curam, yaitu berupa anak tangga yang tinggi-tinggi. Jadi kalau mau kuliah itu berasa banget olah raganya. Hahaha. Sekarang Ledeng udah mulai gak terlalu populer karena banyak yang beralih ke lokasi yang lebih nyaman dan full fasilitas, lagi-lagi, peminat banyak beralih ke geger kalong. *tepuk tangan buat geger kalong5. Panorama
Panorama ini nama jalan ya gaess. Kalau mau ke UPI itu turun angkotnya ya di Panorama ini, soalnya kalau bilang turun di geger kalong, pasti diturunin di lampu merah geger kalong yang nyambungnya ke jalan geger kalong hilir. Dan itu masih jauh lah ke UPI, jadi jangan lupa bilang “kiri bang” di Panorama. Jadi, letak jalan Panorama ini ada di sebrang jalan geger kalong girang. Sebrang-sebrangan gitu deh, dipisahinnya sama jalan Dr. Setia Budi pokoknya. Di Panorama juga banyak kost-kostan, fasilitas lumayan lah, ada banyak tukang makanan. Harga kostan juga biasanya gak jauh dari harga kostan di daerah geger kalong, bisa sekitar Rp.5.000.000-Rp.7.000.000 an pertahun. Panorama ini juga merupakan jalan untuk masuk ke SECAPA (Sekolah Calon Prajurit) bener gak sih singkatannya? jadi deketan sama asrama TNI lah ceritanya. Plus: Lumayan rame daerahnya, lumayan banyak juga warung makan, dll. Dekat dengan jalan Dr. Setia Budi. Jadi gampang kalau mau kemana-mana. Fakultas terdekat yaitu FPTK, dekat juga dengan Mesjid Al-Furqon UPI. Minus: Harga kostannya lumayan. Gak seramai geger kalong pastinya, dan kalau mau ke kampus agak ribet, harus nyebrang jalan Dr. Setia Budi yang kadang kala ditutup pas bagian masuk ke Jalan Geger Kalong Girangnya, jadi harus muter dulu ke bawah.6. Cipaku
Daerah Cipaku ini bersebrangan dengan kampus UPI Bumi Siliwangi. Kalau mau ke kampus jadi harus nyebrangin jalan Dr. Setia Budi dulu. Daerah sini banyak rumah-rumah yang disewakan untuk jadi kost-kostan juga. Plus: Daerah Cipaku terlihat lebih “Hommy” mungkin karena jalan masuk utamanya gak terlalu banyak kendaraan lalu lalang, beda sama jalan geger kalong girang yang jalan masuknya adalah pangkalan ojeg dan becak. Fakultas terdekat yaitu FPTK, Bank BNI, Mesjid Al-Furqon UPI, Gedung Rektorat. Minus: Kalau mau ke kampus harus nyebrang dulu jalan Dr. Setia Budi, dan menurut saya lumayan ribet nyebrang jalan ini. Soalnya jalan utama dan lebar beud jalannya. Pernah dong mau nyebrang, trus ketahan di tengah jalan karena mobil lagi banyak-banyaknya, kenceng pula. *hwaaa pegang ransel kenceng-kenceng*7. Ciwaruga
Ciwaruga ini daerahnya lumayan jauh dari kampus UPI, tapi makin kesini banyak yang juga milih di sini karena harganya masih murah. Ciwaruga itu justru deketnya sama Politeknik Negeri Bandung, dan Politeknis POS. Ya mungkin kalau ada temen yang kuliah di sana bisa barengan ngekostnya, tapi dengan catatan bawa kendaraan sendiri, minimal motor. Plus: Harga kostan di sana masih relatif murah, karena radiusnya lumayan jauh dari kampus UPI. Minus: Karena jauh lokasinya, harus bawa motor sendiri paling. Kalau naik angkot bisa sih, tapi kalau mau ke kampus UPI, angkot cuman bisa berhenti di perumahan KPAD, kalau mau ke kampus harus jalan dan itu pun NANJAAK BOKK. Ada Ojeg kalau mau, cuman boros lah ngojeg tiap hari. Jarak ke kampus sekitar 10-20 menit naik motor.8. Cicarita
Cicarita sebelas dua belas sama Ciwaruga. Jauh dari kampus, jadi harus bawa kendaraan sendiri. Dan Cicarita ini lokasinya masih perkampungan yang bisa diakses dari Ciwaruga atau dari perumahan Pondok Hijau. Plus: Karena jauh dari kampus, otomatis harganya masih relatif murah yaks. Dan enaknya, suasananya masih asri juga, masih banyak masyarakat sekitar, gak full mahasiswa semua. Dulu sih, harga sewanya masih dibawah Rp. 5.000.000 pertahun, bahkan ada yang nyewain Rp.2.000.000-Rp.3.000.000-an, bisa setengah atau sepertiga harga di daerah gerlong kan. Minus: Karena jauh, berarti harus bawa motor sendiri. Fasilitas masih belum lengkap, hanya ada warung-warung kecil biasa aja. Jarak ke kampus sekitar 10-15 menit naik motor. Minusnya lagi banget adalah kalau kita jadi mahasiswa yang aktif organisasi, jadi ribet bulak-balik antara kampus dan kostan T____T Masih ada lagi nih informasi yang mau saya bagi, untuk adek adek yang mau kuliah di Bandung, khususnya di Universitas Pendidikan Indonesia, bisa juga UNPAS, MTT Telkom, STP ENHAI. Tapi bentuknya saya bikinin FAQ aja ya.
Frequently Asked Question
1. Paling enak ngekost di daerah mana ya? ABSOLUTELY GEGER KALONG. Soalnya paling lengkap fasilitasnya, dekat kampus, dekat pesantren Daarut Tauhid. 2. Berapa rentang harganya? Tergantung fasilitas kamar, jauh dekat dengan kampus, ada harga ada fasilitas sih. Pinter-pinter berstrategi aja. Buat yang punya budget terbatas, bisa lah ambil kost yang agak jauhan dari kampus/fasilitas publik sekalian olah raga. Rentang harga Rp.2.000.000-Rp.10.000.000 per tahun. Jujur aja sih, biaya kost dan biaya hidup jauh lebih besar dari biaya kuliah itu sendiri. 3. Bagaimana sistem pembayarannya? Rata-rata kostan di daerah UPI itu dibayar PERTAHUN, jarang sekali yang mau perbulan. 4. Apa saja tipe kostan yang ada? Ada yang berupa kamar-kamar mirip apartemen, gak ada ibu kostnya. Ada juga kamar-kamar yang dibangun di lantai dua rumah ibu kost. Ada yang bentuknya rumah yang disewa bersama, jadi ada ruang tamu, ruang nonton TV, dapur, dll. Biasanya disewa sama satu geng gitu sih, haha. Kamar mandi ada yang di luar ada yang di dalam, ada yang berdapur ada yang nggak. Biasanya sih kalau perempuan lebih milih tipe rumah yang disewa bersama, supaya lebih bisa eksplor diri buat masak-masak, itung-itung latihan untuk berumah tangga nanti. *uhuk Dan kalau mau lebih religius, bisa juga ikutan program pesantren mahasiswa [PMW] di pesantren Daarut Tauhid. Jadi ada asrama khusus mahasiswa/mahasiswa yang ingin kuliah sambil nyantri. 5. Adakah kost khusus putra atau putri? Rata-rata kostan dibagi dua, khusus putra atau putri, tapi ada juga yang campuran. Kalau saya ngasih saran sih jangan yang campuran, soalnya gak nyaman khususnya buat perempuan. 6. Apakah UPI punya asrama mahasiswa? Ada, tapi setahu saya khusus untuk mahasiswa yang berasal dari wilayah Timur Indonesia. 7. Apakah saya harus membawa barang sendiri? Ada kostan yang sudah siap huni, ada kasur dan lemari biasanya. Enaknya sih kalau kita pindah gak usah ribet pindahan barang, tinggal bawa baju aja, cuman itu bekas orang, mau gak pake bekas orang? Balik ke pilihan kita. Kalau beli sendiri sih enaknya barang baru punya sendiri, cuman pas pindah kostan atau lulus, ribetnya luar biasa. Barang keperluan kostan seperti lemari, kasur, dll biasanya dibeli di pasar Sukajadi. Murah dan dekat dari kampus, tapi sekarang di geger kalong juga udah ada toko perabotan lengkap, jadi gak perlu ke pasar. 8. Bagaimana dengan keamanannya? Hati-hati itu kembali pada diri sendiri. Jangan teledor, jangan lupa kunci kamar, kalau bawa motor jangan lupa kunci ganda. Beberapa ada kasus kemalingan laptop, HP, Motor, tapi balik lagi ke diri sendiri ya, harus ekstra hati-hati. 9. Bagaimana dengan lingkungannya? Di kampus UPI Insya Alloh lingkungannya baik, apalagi ada pesantren Daarut Tauhid. Setiap malam biasanya ada kajian, dan pas giliran Aa Gym yang ngisi kajian wah pasti mahasiswa banyak banget deh yang datang ke mesjid. 10. Bagaimana dengan angkutan umum? Mudah, 24 Jam ada. Kalau mau ke kampus UPI, cari angkutan umum ke arah Ledeng yaks. Nanti turun di Panorama. Angkutan umum yang lewat ke kampus UPI: BUS DAMRI dari terminal Leuwi Panjang (Leuwi Panjang-Ledeng) Angkot Kalapa-Ledeng Angkot Termial Cicaheum-Ledeng Angkot Margahayu-Ledeng Angkot Stasiun (Kereta Api)-Lembang Masuk ke jalan geger kalong juga banyak ojeg dan becak. 11. Bulan apa biasanya waktu pencarian kostan? Biasanya ramai di bulan Agustus – September 12. Bagaimana cara menghubungi pemilik kostan? Kalau punya kakak kelas atau alumni yang kuliah di UPI, bisa hubungi kakak kelas, atau bisa juga hubungi langsung dengan cara datang ke kampus UPI. Banyak pamflet kostan bertebaran dimana-mana, tinggal telp aja. 13. Bolehkah berdua dalam satu kamar? Ada yang membolehkan ada juga yang nggak. Tergantung kebijakan pemiliki rumah kost. Kadang kala, harga sewa kamar untuk satu orang misalkan Rp.5.000.000,- (jika sendiri) tetapi jika ingin dipakai berdua, harga menjadi Rp. 6.000.000,- (jadi masing-masing orang membayar Rp.3.000.000,- . Sekedar sharing ya, cari temen kostan itu susah-susah gampang loh! Pasti ada aja kecocokan karakter yang bikin kita heppi, dan dimana ada kecocokan pasti ada juga ketidakcocokan yang bikin bete. Mirip-miriplah sama nyari teman hidup #eeaaa. Tips dari saya sih kalau bisa cari teman yang udah kita kenal sebelumnya, atau minimal rekomendasi teman kita sendiri, ya minimal kita udah kenal lah siapa-siapanya.Ada Serumah.com
Ribetnya, gak banyak orang atau temen deket kita yang kuliah bareng juga kan? Jadi mau gak mau harus cari sendiri orang yang bener-bener baru. Uniknya, sekarang ada website yang bisa menjembatani itu semua, ya cari kostan, ya cari temennya juga, namanya serumah.com Seandainya serumah.com ada dari dulu, pastinya saya udah cobain deh web ini jauh-jauh hari sebelum mencari rumah kost untuk kuliah, karena fitur serumah.com ini memang membantu kita banget untuk mencari rumah kost dan (sekalian) roommate-nya.Apa aja sih fitur serumah.com?
1. Pastinya untuk kita yang sedang mencari rumah kost untuk disewa, serumah.com sangat memudahkan mencari rumah kost yang sesuai dengan budget yang kita anggarkan. Kita tinggal masuk ke website serumah.com ya. 2. Mencari teman sekamar atau roommate. Bosen sendirian? Atau harga kamar kost yang terlalu mahal dan ingin dibagi berdua? Bisa banget kita mencari roommate di serumah.com 3. Mengiklankan kamar kost. Punya kenalan pengusaha properti yang menyewakan kamar kost? Atau mau mencoba jadi “makelar” kamar kostan kecil-kecilan? Kita juga bisa menggunakan website serumah.com untuk beriklan.
Tampilan Web Serumah.com
Pencarian roommate, atau room sharing ini biasanya lebih banyak di kota besar seperti di Jakarta, untuk Kota Bandung sendiri saya belum tahu sejauh mana perkembangannya. Merantau di kota besar memang menuntut kita menjadi mandiri, termasuk dalam memutuskan untuk tinggal dan memilih partner kita dalam keseharian, termasuk di dalam rumah kost. Dan kini memilih kamar kost dan teman kost semudah membuka aplikasi di smartphone kita dengan serumah.com Jangan lupa klik serumah.com untuk sign in dan menikmati beragam fiturnya. Huhuhu, jadi inget deh sama roommate saya dulu waktu kuliah. Kalau kamu punya pengalaman ngekost atau pernah punya roommate yang kayak gimana sih?
