Berusaha agar tidak terjebak macet di kota Jakarta sedikit sulit. Kamu bisa berangkat lebih awal atau justru kamu bisa juga menyewa kamar kost di dekat kantor. Bagi sebagian orang yang sudah memiliki keluarga atau menikah, mereka rela pulang pergi rumah kantor. Mereka biasa menggunakan transportasi umum seperti commuter line atau busway lebih awal dari jam jam macet. Tetapi, bagi profesional muda seperti Dio, dia cenderung memilih untuk tinggal di dekat kantornya. Pasalnya dia tidak ingin menghabiskan waktu terjebak di tengah kemacetan.

Yuk bertemu dengan Dio. Dia sebelumnya ngekost. Tapi sekarang dia memutuskan untuk berbagi sewa apartemen. Dia menggunakan website Serumah untuk mencari teman sewa apartemen. Teman kantornya merekomendasikan dia untuk menggunakan Serumah karena sangat mudah dan juga efisien.

teman sewa apartemen, pindah ke jakarta, merantau, cari teman kost, sewa kost bareng dengan teman, teman kos di jakarta, merantau ke jakarta

  1. Hai, silakan perkenalkan diri kamu.

 Hai, Saya Dio Faiz, 24 tahun. Saya bekerja sebagai karyawan swasta di sebuah perusahaan asuransi.

  1. Sudah berapa lama kamu menyewa di apartemen sekarang? 

Sekitar dua bulan. Saya menemukannya di website Serumah.com.

  1. Bagaimana sih bentukan apartemen tempat kamu tinggal? 

Saya menyewa apartemen di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan 12740. Apartemen ini memiliki dua kamar tidur, satu kamar tidur utama dan satu kamar tidur anak. Saya menempati kamar tidur anak. Kamar tidur utama cukup luas sehingga kami masih mencari satu orang flatmate lagi untuk menempati bersama kamar tidur utama tersebut. Itu juga sebabnya saya daftar di website Serumah.com.

  1. Wow, bagaimana ceritanya kalian bisa sewa apartemen bareng?

Well, teman saya sebelumnya menggunakan website Serumah.com. Kemudian, dia merekomendasikannya kepada saya . Saat itu saya belum punya akun di serumah dan masih menggunakan akun teman saya tersebut. Lalu pada akhirnya saya bertemu dengan flatmate saya sekarang, Jamal, 29 tahun. Dia sebelumnya menyewa apartemen tersebut sendiri. Kami whatsapp-an dan merasa cocok. Akhirnya saya memutuskan untuk pindah dan sharing ke apartemen dia. Saat ini kami berdua menggunakan website Serumah karena kami masih mencari satu lagi flatmate.

  1. Apa sih keuntungan punya flatmate yang kamu rasakan? 

Saya mendapat kenalan baru, mengeksplor tempat baru dan juga mendapatkan akses menikmati fasilitas apartemen dimana tidak bisa kita dapatkan kalau ngekost. Saya juga mendapatkan tempat parkir bagi kendaraa saya.

  1. Ada kekurangan?

Saya masih harus beradaptasi dengan orang baru karena kan kami tinggal bersama. Saya juga tidak bisa seenaknya mengajak teman teman saya menginap terlalu sering. Kita kan harus menghormati privasi teman seapartemen kita.

  1. Bagaimana pendapat kamu mengenai trend berbagi sewa apartemen di Jakarta saat ini?

Berbagi sewa apartemen saat ini trennya sedang naik. Flatmate saya, Jamal dan saya sering mendapatkan repon yang cukup banyak dari pengguna lainnya. Saya sendiri lebih menyukai sharing apartemen dibandingkan ngekost sendiri.

  1. Berdasarkan pengalaman kamu, apakah kamu akan merekomendasikan teman teman kamu untuk berbagi sewa apartemen? 

Pastinya. Saya sudah merekomendasikan ke beberapa teman saya. Saya bisa menunjukkan bahwa menggunakan Serumah lebih efisien ketimbang menyebar info dari mulut ke mulut. Tapi kembali lagi, keputusan ada di mereka. Setiap orang memiliki pertimbangannya masing-masing untuk berbagi sewa dengan orang baru.

 

 


MASUK KE AKUN ANDA BUAT AKUN BARU

 
×
 
×
FORGOT YOUR DETAILS?
×

Go up

X
- Enter Your Location -
- or -