Ingin berbagi tempat tinggal di Jakarta? Kalau kamu adalah orang asing, atau bahkan WNI yang berasal dari luar ibukota, tentunya kamu ingin tinggal di tempat yang nyaman selama di Jakarta. Tapi, bagaimana cara menemukan tempat yang tepat jika masih tidak tahu apa-apa mengenai kota ini? Kalau kamu kurang persiapan sebelum terbang ke Jakarta, inilah saatnya untuk melakukan sedikit riset. Pelajari beberapa tips ini sebelum kamu memilih untuk berbagi tempat tinggal.

Berbagai pertanyaan sebelum mulai mencari

Ada beberapa pertanyaan yang harus kamu jawab sebelum mulai mencari tempat tinggal. Jawaban dari setiap pertanyaan tersebut akan membantumu memilih tempat yang tepat. Pertama, di mana lokasi kantormu? Berapa banyak teman serumah atau housemate yang kamu inginkan? Kehidupan sosial seperti apa yang akan kamu jalani? Yang terpenting, berapa biaya yang dapat kamu keluarkan setiap bulan atau setiap tahun?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut sangat penting karena kamu akan tinggal di Jakarta, kota yang penuh dengan kemacetan. Lokasi akan menjadi aspek yang sangat penting. Tempat tinggalmu sebaiknya terletak dekat dengan kantor atau pusat kegiatanmu sehari-hari. Kalau tidak, kamu akan menderita setiap kali melakukan perjalanan. Di jam sibuk, terutama saat para pekerja berangkat ke kantor maupun pulang kantor, kamu akan menghabiskan lebih banyak waktu di jalan. Apakah kamu yakin bisa tahan menghadapi ini setiap hari? Kalau jawabannya tidak, pilih lokasi tempat tinggal yang strategis.

Ada banyak pilihan tempat tinggal di Jakarta, dari yang kelas biasa saja, kelas menengah, hingga kelas atas. Berbagai fasilitas seperti air panas, gym, AC, kolam renang, internet, lapangan tenis, dan lainnya juga tersedia, asal biaya yang kamu miliki sepadan dengan apa yang kamu cari. Meskipun ada banyak opsi tempat tinggal di Jakarta, seperti apartemen yang menjamur, namun masih ada area-area tertentu dimana orang asing lebih memilih untuk tinggal.

Harus tinggal di mana?

Setelah berhasil menjawab berbagai pertanyaan di atas, hal berikutnya yang bisa kamu lakukan adalah mulai mencari lokasi. Ada banyak pilihan di Jakarta, baik untuk orang asing, maupun lokal. Di Jakarta Pusat, beberapa area yang populer untuk apartemen adalah Menteng, The Golden Triangle, dan Kuningan. Di Jakarta Selatan, pilihan ada di Kebayoran Baru, Permata Hijau, Pondok Indah, Kemang, Cilandak, dan Pasar Minggu. You can also find good options in other popular areas such as Kelapa Gading, Lippo Karawaci, and Bumi Serpong Damai.

The Golden Triangles (Jalan Rasuna Said, Jend. Gatot Subroto, dan Jend. Sudirman) sudah menjadi salah satu wilayah favorit para orang asing untuk berbagi apartemen. Keuntungan memiliki tempat tinggal di area ini adalah lokasinya yang strategis, sehingga mudah untuk mengakses berbagai gedung perkantoran serta gedung pemerintahan.

Tidak terlalu sulit untuk menemukan apartemen di wilayah CBD (Central Business District). Selain itu, biaya sewa di daerah ini juga masih terjangkau. Contohnya Jakarta Residence, yang terletak di Jakarta Pusat. Apartemen ini cocok untuk mereka yang bekerja di Menara Thamrin atau sekitarnya. Selain itu, karena terletak dekat dengan pusat perbelanjaan seperti Grand Indonesia dan Plaza Indonesia, bisa dibilang lokasinya cukup strategis. Begitu juga Thamrin Residence yang terletak bersebelahan dengan Jakarta Residence namun dengan fasilitas akomodasi yang lebih baik.

Apakah kantormu terletak di Jalan Jend. Gatot Subroto? Kalau ya, kompleks Taman Rasuna adalah salah satu tempat tinggal yang bisa kamu pertimbangkan. Dari wilayah ini, cukup mudah untuk mengakses bagian Selatan Jakarta. Taman Rasuna sendiri menawarkan harga sewa yang cukup terjangkau, kamar yang luas, fasilitas yang nyaman, serta lokasi yang dekat dengan beberapa tempat atraktif. Contohnya pusat perbelanjaan, Pasar Senen, kafe, mall, dan bar. Hal serupa juga ditawarkan oleh Apartemen Mediterania dan Residences Allson.

Opsi tempat tinggal lainnya ada di Menteng. Di wilayah ini, kita bisa menemukan berbagai rumah dan apartemen mewah, lingkungan yang bersahabat, serta udara yang segar. Namun, tentunya dengan berbagai keuntungan tinggal di wilayah bisnis ini, biaya sewa pun menjadi sedikit lebih mahal dari wilayah lainnya. Infrastruktur dan suasana di daerah Menteng bisa dibilang cukup kuno. Namun, letaknya masih dekat dengan Menteng Plaza, Sarinah dan Plaza Indonesia sehingga bagi mereka yang senang berbelanja bisa mengunjungi tempat-tempat tersebut tanpa khawatir terganggu macet.

Jika kantormu terletak di wilayah Jakarta Selatan, coba pertimbangkan sebuah tempat tinggal di daerah Kemang. Namun sayangnya, memiliki tempat tinggal di Kemang berarti kamu harus merogoh kocek lebih dalam lagi karena biaya sewa di daerah ini terus meningkat. Berita baiknya adalah, kamu akan tinggal di salah satu pusat berkumpulnya orang asing di Jakarta. Selain itu, kamu juga bisa menemukan apa saja di daerah ini. Kenyamanan lingkungan serta lokasi yang strategis merupakan keuntungan utama tinggal di Kemang. Di daerah ini, kamu bisa mempertimbangkan Apartemen Kintamani, Brawijaya, Marbela Kemang, dan Kemang Village.

Jika kamu tinggal di Kemang, kamu tidak perlu melakukan perjalanan terlalu jauh, karena di sepanjang jalan tersedia berbagai kafe, bar, studio yoga, toko, taman, serta restoran berbagai tema seperti restoran Thailand, Jepang, Korea, India, Italia, Prancis, Arab, dan tradisional Indonesia. Suasana di daerah Kemang bisa dibilang sangat nyaman dan eksklusif. Tidak heran jika kamu menjadi tergerak untuk mencari uang lebih agar dapat tinggal di sana.
Jika kamu mencari wilayah yang lebih budget-friendly, kamu bisa mempertimbangkan daerah Jakarta Timur. Biaya sewa di daerah ini tidak akan membuatmu mengelus dada, seperti beberapa wilayah lainnya seperti Kemang atau Menteng. Jakarta Timur bisa menjadi pilihan para orang asing yang ingin mencari tempat tinggal dengan harga lebih terjangkau. Ketika bepergian, kamu bisa menggunakan motor atau berbagai transportasi publik.

Orang asing yang bekerja di wilayah industri serta pembangunan, terutama di Cikarang, Bekasi, dan Cileungsi, bisa memilih untuk tinggal di daerah Kelapa Gading. Dari pusat kota, daerah ini masih mudah dijangkau. Hanya memakan waktu kurang lebih satu sampai dua jam dari The Golden Triangles. Sedangkan untuk mereka yang bekerja di pabrik dan wilayah pembangunan industri di Cilegon dan sekitarnya, Lippo Karawaci merupakan pilihan paling favorit bagi para pekerja yang berbagi tempat tinggal.

Housemate, di mana kamu?

Ketika kamu sudah menemukan tempat tinggal yang dekat dengan kantormu tetapi harga sewanya terlalu mahal, apa yang harus kamu lakukan? Ya, salah satu solusinya adalah mencari teman tinggal atau housemate. Seperti yang kita semua tahu, mencari housemate bukan hal yang mudah. Salah satu langkah paling mudah untuk menemukan housemate adalah dengan mengikuti berbagai forum expat atau orang asing di Jakarta. Di sana, kamu bisa mendapatkan berbagai informasi, terutama mengenai tempat tinggal. Jika kamu beruntung, kamu bisa menemukan teman baru yang mungkin menawarkan sebuah kamar atau tempat tinggal untuk berbagi. Langkah berikutnya yang bisa kamu lakukan adalah mengatur waktu untuk bertemu dan berbincang-bincang dengan calon housemate mengenai prospek berbagi tempat tinggal bersama.

Umumnya, ada tiga tipe tempat tinggal untuk berbagi; non-servis dan non-furnished, non-servis dan furnished, lalu servis dan furnished—yang merupakan tipe dengan biaya paling tinggi. Kamu bisa memilih tipe tempat tinggal yang sesuai dengan budget serta kebutuhan. Memperhatikan setiap detail yang berkaitan dengan kebutuhanmu merupakan hal yang sangat penting. Contohnya, kamu harus bisa menentukan apakah ruang yang tersedia di tempat tersebut berukuran terlalu besar/kecil/pas untukmu. Jika sudah sesuai, baru kamu bisa menentukan pilihanmu.
Setelah menentukan pilihan, tentu hal berikutnya yang harus dipersiapkan adalah pembayaran. Meskipun saat ini harga apartemen sedang mengalami kenaikan, kamu bisa membagi beban tersebut dengan housemate. Biaya sewa rata-rata untuk sebuah apartemen seluas 75-150 meter persegi dengan dua kamar tidur adalah sekitar 30-50 juta rupiah per bulan, dan untuk sebuah apartemen seluas 100-200 meter persegi dengan tiga kamar tidur adalah 30-60 juta rupiah per bulan.
Namun harga bisa bervariasi, tergantung lokasi dan perlengkapan yang tersedia di apartemen atau rumah tersebut. Umumnya, pemilik properti akan memberikan kontrak periodik dan penyewa harus membayar untuk dua tahun terlebih dahulu. Tapi jangan khawatir, perjanjian ini bisa dinegosiasi sesuai dengan kebutuhan dan aturan yang berlaku.


×
CREATE ACCOUNT ALREADY HAVE AN ACCOUNT?
 
×
FORGOT YOUR DETAILS?
×

Go up

X
- Enter Your Location -
- or -